Kenapa Asia Bersama Masih Bertahan?

Februari 25, 2008

Pertengahan 2006 silam, saya bergabung Asia Bersama. Dari sebuah email dari seorang teman di milis, yang mengirimkannya secara privat. Teman itu bilang, ini ada situs yang menawarkan investasi dengan cara kerja yang bagus. Kalaupun ini bo’ongan, ya nggap saja iseng-iseng berhadiah. Kalaupun rugi, ya ikhlaskan saja untuk sedekah.

Kini hampir dua tahun saya bergabung di Asia Bersama. Banyak hal yang saya dapatkan. Tak hanya materi, tapi juga pengetahuan saya tentang bisnis di internet yang pada mulanya cuma saya dengar dari mulut ke mulut yang konon bisa memberi kita ratusan juta rupiah. Memang, hingga kini uang ratusan juta rupiah itu belum kunjung saya dapatkan. Tapi kalau lah sejuta, saya sudah dapat sekitar satu tahun yang lalu. Lebih berharga dari itu, ilmu. Ya ilmu tentang bisnis internet, yang pada akhirnya mengantarkan saya ke rimba bisnis internet, yang sebagian benar bisa memberi kita income, dan sebagian lain memang cuma bo’ongan.

Beberapa waktu belakangan ini, saya sering menemukan selebaran yang berisi ajakan investasi yang cara kerjanya hampir menyerupai Asia Bersama. Setiap member menyetor ke member lain dan seterusnya. Yang barangkali akan menyesatkan adalah iming-iming dan janji uang ratusan juta rupiah itu. Tapi apa mau dikata, hanya dengan cara itu orang mungkin akan tertarik, dan mangsa akan terpikat.

Meskipun di luar sana banyak yang mengecam bisnis model seperti ini, dari awal saya berniat baik. Saya niatkan untuk membantu bersama. Ya semacam arisan. Buat apa coba ibu-ibu itu pada arisan. Buat memutar uang kan? Nah ini juga.

Kenapa Asia Bersama hingga hari ini masih bertahan, sementara situs-situs sejenis sudah lama bertumbangan?

Menurut saya, karena memang cara kerjanya yang sederhana dan didukung sistem yang sederhana pula, tapi bekerja secara otomatis. Transaksi real time, member mengelola sendiri, bertransaksi sendiri. Hampir tak ada campur tangan pengelola. Member sendirilah yang mengelola. Dan sebagai imbalan, setiap member dikenakan biaya administrasi yang digunakan untuk membayar langganan hosting pengelola. Itupun dibayarkan jika member mendapat omset (lebih dari 140.000/bulan, jika kurang, digratiskan). Dan sejak Desember tahun lalu, biaya administrasi ini dibebaskan.

Apapun komentar anda, Asia Bersama hingga hari ini masih bertahan. Sudah puluhan ribu member bergabung. Dari sejarah bisnis internet indonesia, fenomena Asia Bersama menandingi fenomena bisnis Ane Ahira.

Jika ada orang yang berpikir bahwa Asia Bersama adalah bisnis tipu-menipu, siapa yang tertipu dan siapa yang menipu?

Pada akhirnya, waktulah yang akan menjawab. Buktinya, hingga hari ini Asia Bersama masih eksis. Terima kasih atas dukungan teman-teman semua, dan member yang bergabung melalui saya. Semoga saya dan anda juga mendapatkan manfaat dari bisnis ini. Amien…